Saya kembali mengepost tulisan tumblr saya, setelah ‘thanks dad…‘ . Saya memilih tulisan ini karena beberapa teman memberikan tanggapan terhadap tulisan ini di tumblr dengan memberi simbol ♥. Dengan judul yang sama, ‘thanks mom…‘ , silakan membaca…

Pada suatu waktu, pembantu saya sedang pulang kampung, dan ayah saya sedang berada di Jakarta. Alhasil di rumah hanya ada ibu, 3 saudara saya, dan saya sendiri. Kami ditugasi oleh ibu untuk melakukan tugas rumah seperti mencuci, menyapu, dll, karena ibu saya bekerja dan baru jam 5 sore pulang ke rumah.

Pada hari ketiga saat kami sudah mulai bosan, kami lupa untuk menyapu dan mengepel rumah, jadi saat ibu pulang lantai dalam keadaan kotor.

Ya, pastilah beliau marah kepada kami, dan ibu akhirnya mengambil sapu dan mulai menyapu sendirian. Sedangkan kami, anak-anaknya, hanya menonton tv dan mengurung diri di kamar.

Pada suatu kesempatan saat saya berjalan melewati beliau, saya mendengar ibu saya ngedumel sendiri. Namun di tengah dumelan itu saya mendengar ibu mendoakan kami, anak-anaknya yang lalai melakukan perintahnya, agar diberi kehidupan yang enak nantinya agar tidak perlu menyapu sendiri rumah kami, seperti yang sedang beliau lakukan sekarang. Saat itu perasaan saya campur aduk, tanpa berkata-kata saya masuk kembali ke kamar.

Sekarang, setiap ingat peristiwa itu, saya merasa ingin segera berlari ke rumah, ke depan ibu saya, memeluk beliau, dan mengatakan kalau beliau telah melakukan tugasnya sebagai ibu dengan baik.

Ibu saya adalah ibu nomor satu sedunia.