Mestinya udah ga jaman review Notes From Qatar, namun karena saya baru beres baca setelah proses membaca yang lama karena diselingi berbagai aktivitas, ga lengkap aja kalo ga comment dikit di blog hahaha.

gambar : goodreads.com

OK, isi buku ini diambil dari postingan blog berjudul serupa yang dibuat oleh Muhammad Assad. NFQ versi blognya sendiri ditulis setiap hari Jumat, lives from Qatar. Penulis adalah seorang Indonesia yang sekarang sedang menuntut ilmu di Qatar. Well, saya tidak membahas latar belakang si penulis karena itu butuh satu postingan tersendiri hahaha.

NFQ bercerita tentang banyak hal, memandang masalah kehidupan dari sudut pandang manusia awam dan agama. Menggunakan bahasa sehari-hari, mudah dicerna, dengan pemilihan topik yang tidak terlampau berat. Banyak menampilkan hadist dan terjemahan ayat Al-Quran, serta cerita-cerita menarik tentang Rasulullah dan sahabatnya, untuk memberikan gambaran solusi dari masalah yang dibahas. Penulis juga banyak menuliskan beberapa “Qatar Facts”, yang menarik untuk diketahui karena keunikannya.

Buat yang suka statistik. Buku ini mendapat rating 4.36 di Goodreads, sudah masuk cetakan ke-4 pada April 2011, cetakan pertama Januari 2011 (saya biasanya lihat bagus tidaknya buku dari jumlah cetakan, makin banyak berarti makin bagus bukunya), sedangkan untuk blog sudah dikunjungi 150 ribu kali dalam waktu kurang dari setahun, sekarang sudah mencapai 244 ribu. Angka-angka yang indah bukan?

Pada akun Goodreads, saya menulis kalau saya berkeinginan membuat buku suatu saat nanti. Buku apa itu masih belum kepikir hahaha, tapi Insya Allah saya memang tertarik untuk membuat hardcopy tulisan-tulisan saya. Apakah akan meniru NFQ yang membukukan blog? Tidak sepertinya kalau dengan blog amburadul kayak gini hahaha. Fine, we’ll see later…

 

OK, sudah saatnya buku ini kembali ke empunya. Sudah berbulan-bulan saya pegang, maaf untuk saudari Desy Caesary, tampaknya sudah banyak waiting list buat novelnya hehehe. Salam pembaca semuanya!