Barusan lihat video stand up comedy nya Raditya Dika dan Pandji Pragiwaksono. Pikiran yang terlintas adalah ini sangat sangat menarik.

Bagi yang belum tahu, stand up comedy adalah salah satu bentuk melawak dengan cara bicara sendirian di depan orang banyak. Stand up comedy bisa dibilang semacam monolog, namun dengan struktur lebih rapi dan (biasanya) lebih singkat. Guru saya pernah ngomong kalau komedi bisa menjadi media untuk menguji kecerdasan karena tidak sembarang orang bisa membuat humor bagus maupun menangkap maksud humor yang dilontarkan orang lain. Dan menurut saya, stand up comedy adalah ajang pertaruhan kecerdasan yang bagus bagi para komedian.

Pemain stand up comedy dinamakan “comic”. Ada beberapa comic terkenal dari luar negeri, salah satunya adalah Robin Williams. Dia pernah mengocok perut penonton dengan berdiri sendirian di atas panggung selama 2 jam! Kalo dari video Radit dan Pandji hanya kisaran 15-20 menit, tapi itu saja sudah sangat menarik menurut saya. Stand up comedy juga bisa menjadi media kritik, tapi ini harus hati-hati karena di Yahoo! ada beberapa komentar yang mengecam materi komedi Radit yang menyudutkan band-band Indonesia.

Baca-baca dari blognya Pandji, ternyata juga ada audisi untuk ini dan dari beberapa tulisannya pun terlihat dia sangat serius untuk memopulerkan stand up comedy di Indonesia. Tidak ada salahnya dicoba toh menurut saya tidak ada lagi acara humor yang dapat menyaingi OVJ.

Di bawah ini ada link youtube video stand up comedy nya Radit dan Pandji

Film horror kita sekarang udah kayak Kentucky Fried Chicken, paha-dada-paha-dada  – Raditya Dika

They say a leader is a dealer in hope. Dan kalau seorang presiden lebih banyak menjajakan pihatin daripada optimisme, ya prihatin negaranya betul? – Pandji Pragiwaksono