gambar : goodreads.com

Satu lagi novel dari Andrea Hirata. Masih dengan gaya bahasanya yang mengalir indah, novel ini mengupas sisi lain Ikal yang tidak terlihat di novel-novel sebelumnya, yaitu sepakbola. Bagaimana sepakbola mewarnai masa kecilnya, bagaimana sepakbola meninggalkan masa lalu yang kelam pada ayah Ikal, serta bagaimana sepakbola dan PSSI begitu melekatkan bapak anak ini.

Kesan pertama saat melihat Sebelas Patriot tentu saja adalah tipisnya novel ini. Kurang dari sejam pun bisa beres dibaca. Untuk “membayarnya”, Andrea Hirata memberikan bonus CD yang berisikan 3 lagu buatannya. “Untuk mendapatkan seluruh impresi”, begitu tertulis tujuan diberikannya bonus ini. Saran yang membingungkan karena gimana mau fokus baca kalo ribut hahaha.

Dengan nama Andrea Hirata di cover, tampaknya sudah tidak perlu publikasi yang gencar lagi untuk ini. Dari Goodreads pun memberikan hasil yang memuaskan untuk Sebelas Patriot. Ada beberapa kalimat indah yang bisa ditemukan, silakan buka Tumblr saya untuk membacanya. Tidak sabar untuk menunggu novel selanjutnya yang berjudul Ayah.

##

Satu hal yang mengganjal, jika ternyata Ikal memiliki kepingan hidup yang menakjubkan tentang sepakbola, kenapa tidak pernah diceritakan barang sedikitpun di novel-novel sebelumnya? Koreksi jika saya salah.