Tulisan kali ini akan membahas peluang Indonesia di kualifikasi PIala Dunia 2014. Kalo ada salah-salah tolong dikoreksi ya, maklum ngobrolin bola paling cuma di warung nasi hehe

Sebagaimana diketahui, Indonesia tergabung di grup E bersama Iran, Qatar, dan Bahrain. Bisa dikatakan grup yang paling empuk dibandingkan 4 grup lain. Mengapa bisa begitu? Bagaimana peluang timnas? Berikut saya jabarkan setiap tim grup ini.

Iran, peringkat FIFA ke-54, Asia ke-4

Menurut saya, Iran adalah tim unggulan pertama yang paling tidak tampak berbahaya bila dibandingkan yang tim lain, yaitu Jepang, China, Australia, dan Korsel. Prestasinya cenderung menurun sejak terakhir kali lolos di Piala Dunia 2006 Jerman. Iran diarsiteki Carlos Queiroz, mantan pelatih Portugal yang dicap gagal di Piala Dunia 2010 lalu. Banyak pemainnya yang merumput di liga-liga Eropa.

Sebenarnya saya tidak tahu banyak soal kekuatan Iran sekarang, karena di babak sebelumnya hanya melawan tim kecil Maladewa. Meskipun begitu, bukan berarti Indonesia bisa mudah mencuri poin dari Iran. Jika dibandingkan dengan tradisi 3 tim lain grup E, mereka tetaplah yang terdepan.

Qatar, peringkat FIFA ke-90, Asia ke-7

Qatar merupakan tuan rumah Piala Dunia 2022 yang keterpilihannya sempat memicu kontroversi beberapa saat lalu. Salah satu alasannya, karena mereka belum pernah bermain di Piala Dunia. Dan perkiraan saya cemoohan itu masih akan berlanjut di Piala Dunia 2014 karena jika lolos dari grup ini pun, masih sulit bagi mereka saat ini untuk melawan tim Asia lain seperti Jepang dan Korsel.

Qatar terkenal sebagai negara yang ambisius, bahkan dalam hal sepakbola. Mereka terkenal sebagai tim naturalisasi karena hampir semua starting eleven Qatar merupakan pemain naturalisasi. Mereka rela membayar mahal pemain untuk membela timnas Qatar. Metode ini mulai ditiru negara-negara lain untuk mendapat tim instan, termasuk Indonesia.

Indonesia memiliki memori indah saat melawan Qatar, yaitu saat menang 2-1 di Piala Asia 2004. Dan saya pikir pun, peluang menang itu masih ada terlebih lagi jika main di depan pendukung sendiri.

Bahrain, peringkat FIFA ke-100, Asia ke-11

Saya sedikit sangsi melihat Bahrain yang ditempatkan di unggulan ketiga, melihat prestasi mereka di dua kualifikasi Piala Dunia terakhir yang lolos play-off antar zona. Di 2006 terhadang Trinidad & Tobago, di 2010 dijegal Selandia Baru. Menurut saya, Bahrain menjadi unggulan kedua untuk lolos menemani Iran di grup E.

Indonesia seakan berjodoh dengan Bahrain. Dengan ini berarti sudah tiga kali mereka berada dalam satu grup setelah Piala Asia 2004 dan 2007. Rekor pertemuan terakhir Indonesia menang 2-1 di Jakarta.

Indonesia, peringkat FIFA ke-137, Asia ke-21

Kali ini Asia Tenggara mendapat perhatian lebih karena meloloskan 3 wakil ke babak III kualifikasi. Indonesia ditemani Thailand dan Singapura. Sayang sekali Malaysia harus saling bunuh dengan Singapura di babak sebelumnya. Vietnam dikalahkan Qatar meskipun sudah menang di kandang. Meskipun 3 negara yang lolos menempati pool unggulan terbawah, itu tetap harus diapresiasi mengingat Asia Tenggara merupakan “zona lemah” jika dibandingkan Asia Timur dan Asia Barat.

Dan peluang Indonesia di grup ini, cukup berat namun masih bisa. Kuncinya manfaatkan laga kandang. Bahrain dan Qatar bisa dikalahkan di depan publik sendiri. Untuk laga tandang keduanya upayakan hasil imbang. Dengan begitu timnas sudah mendapat 8 poin. Untuk laga melawan Iran saya tidak berharap banyak. Dengan berharap laga lain banyak yang berakhir imbang, 8 poin saya rasa sudah cukup untuk lolos dari grup ini.

Yap, semua masih bersifat untung-untungan dan berharap keberuntungan, tapi itu kan uniknya sepakbola? Menghadapi ketidakpastian?