Setiap kompetisi sepakbola bersistem grup, selalu ada grup yang paling menarik. Bisa dikatakan menarik jika berada pada dua kondisi, yaitu grup tersebut berisikan 3-4 tim kuat atau tim unggulan dalam kondisi tidak lebih baik dibandingkan tim-tim non-unggulannya. Pada Piala Dunia 2010 kemarin, kondisi pertama dipenuhi grup Brazil-Portugal-Pantai Gading-Korut, sedangkan kondisi kedua milik grup Afsel-Prancis-Uruguay-Meksiko. Di Liga Champions musim ini, predikat grup paling menarik saya berikan pada grup A, bermaterikan Bayern Munich-Manchester City-Napoli-Villareal, dengan terpenuhinya kondisi kedua.

Berikut akan saya jabarkan setiap timnya:

Unggulan 1, Bayern Munich

Merupakan tim terpopuler Jerman di Eropa, menjadi finalis dua musim lalu, namun hanya sampai perdelapan final pada musim lalu, terhenti oleh tim yang sama yaitu Inter Milan. Bayern tergolong rutin masuk ke fase knock-out Liga Champions, dan karena prestasi itulah mereka tetap menjadi tim unggulan pertama, dibantu juga dengan koefisien klub Jerman yang sedang membaik, meskipun musim ini mereka harus merangkak dari babak kualifikasi.

Saat ini mereka menjadi tim unggulan pertama yang paling ‘aman untuk dilawan’ selain Porto. Ketergantungan yang tinggi terhadap Ribery dan Robben menjadi masalah yang belum terpecahkan, apalagi mereka masih ‘terjebak’ bermain dengan skema pelatih lama Louis van Gaal.

Unggulan 2, Villareal

Villareal menjadi tim kuda hitam yang menyusahkan jika bermain di Liga Champions. Terbukti MU saja kesulitan meladeni mereka, patut dinanti apakah Manchester City akan menemui ganjalan yang sama. Dengan materi pemain yang tidak banyak berubah dibandingkan musim lalu, seharusnya kekompakan pemain Villareal bisa menjadi senjata andalan.

Sebenarnya mereka adalah tim Spanyol dengan tradisi cukup kuat di Liga Champions beberapa tahun terakhir, namun tertutupi oleh kemilau Barcelona dan Real Madrid.

Unggulan 3, Manchester City

Mungkin tim ini menjadi tim unggulan bawah yang paling tidak ingin ditemui tim-tim unggulan atas di Eropa. Dengan kualitas pelatih, pemain utama dan pelapis, dan yang paling penting kekuatan uangnya, dalam beberapa tahun mendatang Manchester City akan menjadi tim yang disegani di Eropa dan di Inggris sendiri.  Bila dibandingkan, mereka bisa melebihi prestasi tim ‘anak baru’ Inggris lain musim lalu, Tottenham Hotspur. Spurs sendiri mencapai perempat final musim lalu, sebelum dihentikan Real Madrid.

Yang tersisa tinggal bagaimana Roberto Mancini dapat memunculkan mental juara anak asuhnya di kompetisi yang ketat, seperti saat kalah 2-3 melawan MU di final Community Shied kemarin.

Unggulan 4, Napoli

Ada dua tim di unggulan 4 yang cukup berbahaya, yaitu juara Bundesliga Borussia Dortmund dan Napoli. Syukurlah Napoli tergabung di grup ini sehingga lengkaplah warna empat liga terkuat Eropa di dalamnya, Inggris, Spanyol, Jerman, dan Italia. Napoli menjadi kekuatan baru di Italia pada musim lalu, dengan tridente andalan Hamsik-Cavani-Lavezzi.

Saya tidak tahu banyak tentang Napoli seperti saya yang tidak tahu banyak soal sepakbola Italia. Namun saya yakin, mereka dapat memberikan perlawanan berarti di grup A. Apalagi dengan kondisi koefisien tim Italia yang kalah dengan Jerman, dipastikan Napoli akan mati-matian saat melawan Bayern Munich.

Prediksi saya, peluang terbesar dimiliki Manchester City. Villareal dan Bayern Munich memiliki peluang yang sama sebagai runner-up, tapi saya lebih menjagokan Bayern Munich karena faktor tradisi. Faktor serupalah yang menggugurkan Napoli di prediksi saya.