Kegagalan tidak pernah terasa menyenangkan, namun perlu untuk mengingatkan jika tidak ada yang diciptakan sempurna, termasuk di sepakbola. Kekalahan Manchester United semalam mungkin menjadi salah satu kekalahan paling buruk selama saya menjadi fans MU, kalah derby dengan skor 1-6 di Old Trafford, sempurna.

Namun ada sisi lain disini, tentang bagaimana sepakbola begitu mempengaruhi tindakan orang lain. Sejak peluit akhir dibunyikan, banyak yang mengirimi saya pesan melalui ponsel dan social network, isinya berupa ‘dukungan’ (kata yang lebih sopan untuk menggambarkan ejekan haha). Inilah kekuatan sepakbola yang tidak dimiliki olahraga lain, tidak ada setahu saya yang memberi ‘dukungan’ seperti ini saat Andy Roddick kalah. Seperti yang pernah saya tulis, anak Indonesia yang tidak menyukai sepakbola belumlah lengkap ke-Indonesia-annya, karena begitu populernya olahraga ini di saat prestasi nasional yang begitu-begitu saja.

Untuk tim yang jauh disana aja udah gini, gimana kalo yang main himpunan sendiri? Makanya ada divisi komisi disiplin di GFL🙂

Apapun yang disana, tetap bravo MU!!