Setelah setahun yang menakjubkan tapi juga melelahkan, setelah mimpi besar yang hanya bisa diakhiri dengan dua kemungkinan, isakan atau senyuman, atau malah keduanya secara bersamaan, setelah kejenuhan perdebatan dua hari kemarin, izinkan saya untuk memutar sepenggal kenangan.

Izinkan saya untuk mengenang, kali ini dengan gambar. Well, karena di dalamnya ada ratusan memori berharga, karena kadang gambar lebih nyaman dilihat dalam diam, padahal di dalamnya tersimpan sejuta kata-kata.

Ya, sejuta kata-kata…

Benar memang, yang paling jauh di dunia ini adalah masa lalu, tapi saya percaya suatu masa akan terulang kembali, pada waktu dan kondisi yang misterius.

Jadi, kapan lagi kita melakukan perjalanan-mendadak-yang-hanya-dipersiapkan-dalam-empat-hari itu?