Inilah alasan kenapa sepakbola sulit untuk membosankan. Piala Eropa 2012 memberi hasil gamblang.

Setelah pertandingan kedua, hanya Jerman yang sudah memastikan diri lolos ke fase knock out. Tujuh tim lain, termasuk tiga juara Eropa dan dua juara dunia terakhir, harus menunggu sampai pertandingan pamungkas. Penghuni delapan besar pun tidak mudah ditebak.

Dari grup A, start menawan Rusia harus berakhir mengecewakan. Mereka kalah head to head dengan Yunani, ditemani oleh Ceko, tim yang mereka bantai di partai awal, akhirnya malah menjadi juara grup. Polandia, yang kerap dicap tim paling lemah di Piala Eropa 2012, juga tidak bisa dibilang tidak memberi kesuli- tan. Grup B yang dari awal sudah menjanjikan surprise, semakin mengejutkan setelah membuat Belanda terkapar di dasar klasemen dengan poin 0. Dua gol Ronaldo di pertandingan terakhir memberi tempat bagi Portugal untuk menemani Jerman, meninggalkan Denmark yang memberi kejutan pertama di Piala Eropa 2012.

Bisa saja Anda mengatakan mudah menebak dua tim terbaik di grup C, namun prosesnya tidak mudah. Italia harus menunggu kemenangan Spanyol atas Kroasia, sementara Spanyol sendiri baru mencetak gol dua menit sebelum waktu normal berakhir. Menjangkarkan Irlandia di dasar grup tanpa poin. Banyak yang berharap Ukraina mampu menembus grup D, namun mereka kurang beruntung saat melawan Inggris. Sapuan John Terry yang sebenarnya sudah melewati garis gawang tidak disahkan menjadi gol, dan entah berapa banyak lagi yang akan berteriak tentang teknologi garis gawang. Prancis yang sebenarnya bebannya paling ringan, malah kalah oleh Swedia yang sudah pasti gugur di pertandingan terakhir.

Masih ada beberapa nilai tambah lagi, seperti tidak ada partai dengan skor kacamata, dan semua tim pernah mencetak gol. Dan tentu saja, sepakbola tidak pernah menarik tanpa kontroversi, terlebih lagi kalau itu soal gol, seperti yang sudah dituliskan di atas. Inggris adalah tim yang paling keras memprotes FIFA setelah insiden gol Frank Lampard di Piala Dunia 2010. Akhirnya mulai diberlakukan wasit tambahan di dekat gawang. Hasilnya? Tanyakan saja pada Oleg Blokhin.

Masih ada lagi pertanyaan menarik. Seperti siapa yang terlebih dahulu dipecat: Bert Van Marwijk atau Giovanni Trapattoni? Atau: Setelah Fernando Torres dan Sergio Ramos,  siapa ‘artis 9gag’ terbaru versi Piala Eropa 2012?🙂

Belum lagi menjawab pertanyaan tentang siapa pemain paling ‘panas’ di transfer Juli nanti. Terlalu banyak pertanyaan menarik yang bisa dilontarkan untuk ajang sekelas Piala Eropa, bahkan setelah turnamen selesai pun. Namun tentu saja, ada jawaban yang paling dinantikan publik seantero jagad: Siapa penguasa Eropa terbaru?