Bandung, 29 April 2012

Yth. Bapak Menteri Dahlan Iskan

Di tempat, dimanapun Bapak berada

Bagaimana kabarnya Pak Menteri? Saya berharap Pak Menteri sehat-sehat saja dimanapun Bapak berada.

Oh maaf saya lupa kalau nama Bapak bukanlah itu. Bapak mengatakannya dengan bercanda saat itu di sebuah kereta ekonomi saat akan berangkat kerja.

“Nama saya Dahlan, bukan Menteri”, kata Bapak waktu itu yang langsung disambut tawa panjang para penumpang. Maaf sebelumnya Pak, mulai sekarang saya akan memanggil Pak Dahlan pada Bapak.

Terdengar spontan dan sederhana memang, namun itu bermakna banyak bagi saya.

Saya termasuk orang yang telat mengenal Bapak. Di saat orang lain sudah terpukau saat Bapak menjadi dirut PLN, saya baru jatuh cinta tepat saat Bapak diangkat menjadi Menteri BUMN, iya pak, iya, saat Bapak dilarang presiden untuk keluar negeri waktu itu loh. Tulisan Bapak saat itu, yang menceritakan kesedihan Pak Dahlan yang akan meninggalkan PLN, sebuah perusahaan yang awalnya Bapak benci mati-matian itu, membuat saya sedikit yakin kalau Pak SBY memilih orang yang tepat.

##

Tulisan di atas adalah penggalan surat terbuka saya untuk Pak Dahlan Iskan. Surat ini menjadi salah satu yang karyanya dibukukan oleh Leutikaprio, dengan judul Hope For the Next Indonesia!. Surat sengaja tidak saya tampilkan semuanya karena terlampau panjang untuk ditulis di satu post (atau sengaja biar pada penasaran kelanjutannya haha).

Gebrakan, terobosan. Kerinduan akan dua kata itu yang menjiwai hampir semua surat. Mereka (kami sebenarnya, karena saya termasuk yang berbicara) tahu bangsa Indonesia tidak sial-sial amat, namun dibutuhkan seorang sosok untuk memberi contoh. Leutikaprio dengan cermat menemukan dua sosok yang tepat sebagai simbol perubahan.

Buku Hope For the Next Indonesia! Berisikan tiga puluh surat terbuka untuk Dahlan Iskan dan Jokowi, dengan perincian sebelas surat untuk Jokowi, dan sisanya untuk Pak Dahlan. Sejauh yang sudah saya baca, semua surat berisikan kalimat positif tentang dua tokoh di atas, dan rasanya surat saya masihlah yang terbaik hehe.

Bagi yang ingin membaca buku Hope For the Next Indonesia!, silakan membeli disini. Sayang sekali buku terbitan Leutikaprio baru bisa dibeli online saja. Buat yang udah kebelet pengen baca (tulisan saya), silakan bisa minjem ke saya, baru kemarin siang nyampe bukunya hehe.