Banyak cara untuk mengingat. Banyak juga cara untuk memperingati ingatan itu. Karena itu, banyak sekali cara yang dipilih banyak orang untuk mengingat dan memperingati hari ini. Saya percaya semua bisa dibuat sederhana, termasuk pilihan. Manusia bisa dibagi menjadi dua, yaitu yang percaya kesuksesan harus dirayakan, dan yang merayakan dengan tidak merayakan. Ketika semua statement dilempar ke hadapan, ke arah mana telunjuk akan memilih?

Memori memang ditakdirkan untuk menipis, tapi ada barang-barang tertinggal yang tetap bisa membangunkan emosi. Tumpukan flanel membangkitkan kenangan pada teriakan saling menyemangati ketika long march. Label nama di sarung mengingatkan ketika menahan dingin mengambil air wudhu di sungai untuk shalat berjamaah beralaskan ponco. Entah dimana sarung tangan saya, pasti dia masih ingat saat saya merangkak dan dirinya berada disana untuk meraih sinar senter. Dan jangan bawa kaleng sarden ke hadapan saya, ikan tidak bersalah itu mengingatkan pada beras-beras yang tumpah dari misting, dan bentakan-bentakan yang menyusulnya.

Kemudian semuanya berlanjut. Malam jakor untuk memastikan identitas, Home Tournament, panitia wisuda, amanah-amanah pertama kali dari TERRA, yang seterusnya menjadi yang kedua, ketiga, dan kesekian. Kumpul angkatan pertama setelah pelantikan, kedua untuk mengaturkan pemilu, selanjutnya, dan selanjutnya, sampai pada tegangnya membahas kawan ‘him dan non him’, rumitnya pencalonan cakahim, atau bingungnya si TERRA1 dan TERRA2 saat beberapa pos BPH kosong.

Sederhana, satu kata buat TERRA 2008. Sesederhana perayaan dua ulang tahun sebelumnya, yaitu dengan masak bareng di himpunan. Karena beberapa terjebak badai di Karimunjawa, suasana Januari 2011 tidak terlalu bahagia. Januari 2012 kita duduk melingkar di mektan, menghadapi hamparan nasi beralaskan kertas berlauk hasil masakan rempong sendiri. Semua tersenyum saat itu. Hei siapa yang butuh perayaan saat sedang bersama?

Gampang-gampang susah jadi kompak, ya iyalah kalo ga ada susahnya ngapain ada kaderisasi, apalagi pertahanin itu. Tiga tahun bisa lama bisa bentar, tergantung dari berapa banyak script matlab yang udah kita share, berapa banyak umpatan yang terlempar di meja pingpong, berapa banyak ballboy yang kepanasan di GFL, berapa banyak canda yang dibagi di himpunan, berapa banyak masalah yang kita pecahin bareng, sebagai satu angkatan.

Selamat ulang tahun yang ketiga TERRA 2008 ku. Semoga makin peduli, kompak, dan dewasa. Doanya singkat ya? Kan udah ditulis kalo TERRA 2008 itu sederhana hehe🙂